Rutinitas Produksi Artikel dan Konten Visual untuk Website
Kegiatan hari ini aku mulai dengan mengisi jurnal harian seperti biasanya. Aku menuliskan aktivitas yang akan dikerjakan agar lebih terstruktur dan semua pekerjaan bisa tercatat dengan jelas. Pengisian jurnal ini penting supaya aku bisa memantau progres setiap hari dan memastikan target harian tetap tercapai.
Setelah jurnal selesai, aku melanjutkan kegiatan dengan mencari referensi konten di beberapa platform seperti Instagram, TikTok, CapCut, dan Canva. Dari hasil pencarian tersebut, aku mengumpulkan ide-ide konten yang sedang ramai, mulai dari konsep video singkat, gaya editing yang simpel tapi menarik, sampai contoh desain visual yang cocok untuk konten informatif. Referensi ini aku gunakan sebagai bahan inspirasi supaya konten yang dibuat tidak monoton dan tetap mengikuti tren.
Setelah mendapatkan referensi yang sesuai, aku mulai membuat artikel untuk beberapa website yang sedang aku handle, yaitu website Djamilah, Web Developer, Rumah Sakit, dan Pengobatan Hepatitis. Karena topik tiap website berbeda-beda, aku menyesuaikan isi artikel agar tetap relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembaca. Aku juga berusaha menulis dengan bahasa yang rapi dan mudah dipahami agar artikel bisa nyaman dibaca.
Selain membuat artikel, aku juga menyiapkan foto pendukung untuk masing-masing website. Dalam satu website biasanya aku membuat minimal 5 foto, namun ada beberapa artikel yang membutuhkan lebih banyak gambar sehingga jumlahnya bisa sampai 10 foto. Foto-foto ini aku siapkan agar tampilan artikel terlihat lebih menarik dan tidak terlalu kosong.
Setelah artikel dan foto selesai dibuat, aku melanjutkan proses upload artikel ke WordPress. Saat upload, aku memastikan semua bagian sudah tertata dengan baik, mulai dari judul, isi, penempatan foto, hingga tampilan keseluruhan artikel. Setelah dipublish, aku cek ulang supaya tidak ada kesalahan atau gambar yang kurang sesuai.
Di akhir kegiatan, aku juga menyiapkan bahan konten Djamilah berupa 1 video, 1 foto, dan 1 slide foto. Pembuatan bahan ini dilakukan sebagai persiapan untuk konten selanjutnya agar stok konten tetap tersedia dan proses kerja tetap berjalan konsisten.
yukk cek keseruan sebelumnya dengan mengklik link dibawah ini ya!
https://messianastasya17.blogspot.com/2026/02/fokus-menyusun-artikel-dan-materi.html
Comments
Post a Comment